Hampa Tanpamu..

Aku memang masih bisa bernafas ketika kau tak lagi disisiku. Masih bisa melanjutkan hidup. Masih bisa tertawa. Masih bisa beraktivitas seperti biasanya. Karena aku sudah terbiasa hidup di dalam topeng seperti itu, selalu berpura-pura seolah tak ada yang pernah terjadi. Dan itu memang membuatku kuat. Paling tidak, itulah yang akan dilihat oleh orang-orang.

Namun disaat aku sendiri, kesepian ini kembali melanda. Rindu ini semakin membara. Cinta ini masih ada  dan sangat nyata untukmu. Cinta yang selama ini telah menguatkanku. Cinta yang selalu membuatku bertahan bersamamu, dalam sebuah kebahagiaan yang mungkin tak bisa lagi kurasa.

Berhenti mencintai tak pernah bisa sesingkat ketika jatuh cinta. Dan saat ini, aku masih belum berniat untuk melakukannya. Karena aku masih nyaman berada diantara perasaan-perasaan itu. Aku masih belum ingin pergi. Aku masih ingin tetap tinggal bersama kenangan-kenangan kita.

Tanpamu semua terasa berbeda. Tanpamu hidupku menjadi hampa. Tanpamu aku bagaikan hidup dengan separuh jiwa. Aku bukanlah apa-apa. Dirimu lah yang bisa melengkapiku. Hanya dirimu lah yang kumau untuk melengkapiku. Bukan yang lain.

Aku tahu kau pun masih mencintaiku. Aku tahu hatimu belum berubah. Kita hanya terlalu angkuh dengan bertahan pada ego masing-masing. Kita masih terlalu kekanakan untuk melihat suatu masalah secara dewasa. Kita berdua terlalu.. gengsi.

Kali ini, izinkan aku berdoa kepada Tuhan agar kita diberi satu kesempatan lagi. Karena aku belum siap berpisah denganmu. Tidak akan pernah siap.

Gambar

Suzy – I Still Love You (Romanized + English Translation Lyric)

Romanized:

Beolsseo nunmuri anin jul almyeonseo
Wae jakku nunmuri
Neol hyanghan maeumi jemeot daero
Nareul nareul neoege bonaeneungeol

Neomu apeuda naman ireon gamjeongeul
Gatgo inneunge
Niga nareul baraboji anhneunge
Ireon naega neon bulpyeon hagetjiman

Geuraedo saranghae neoreul saranghae
Dareun geon mollado naega neol weonhae
Dagagaryeo halsurok gakkaweoman jilsurok
Domangchineun niga nal werobge haneungeol OH~

Nunmuri meomchuji anha anhayo
Meoreojimyeon andwae andwae andwaeyo
Domangchiji marajweo
Doraseoji marajweo naegeseo jebal

Seoro haengbokhaetteon neomu johasseotteon
Shigani seuchyeoseo
Jukdorok huhwehal geotman gataseo
Jigeum neoege nan halmari isseo OOH~

Geuraedo saranghae neoreul saranghae
Dareun geon mollado naega neol weonhae
Dagagaryeo halsurok gakkaweoman jilsurok
Domangchineun niga nal werobge haneungeol OH~

Nunmuri meomchuji anha anhayo
Meoreojimyeon andwae andwae andwaeyo
Domangchiji marajweo
Doraseoji marajweo naegeseo jebal

Niga doraogo shipeul ttae
Geuttae naege dorawado dwae
Neol saranghanikka~

Neol sarang anhaedo naneun gwaenchanha
Neol bolsu ittamyeon mweodeun nan joha
Saranghamyeon halsurok gipeojimyeon jilsurok
Meoreojineun niga naneun neomu duryeoweo OH~

Nunmuri meomchuji anha anhayo
Meoreojimyeon andwae andwae andwaeyo
Domangchiji marajweo
Doraseoji marajweo naegeseo.. jebal

English Translation:

I know I shouldn’t cry already but why do I keep crying?
My heart toward you acts however it wants
So it keeps sending me to you

It hurts so much that I’m the only one who feels like this
That you aren’t looking at me
Though you are probably uncomfortable with me

I still love you, I love you
Though I don’t know anything else, I know I want you
The more I try to approach you, the more I try to get closer,
You try to run away and that makes me lonely

My tears are not stopping
You can’t, can’t, can’t get farther away
Don’t run away, don’t turn away from me, please

Because our happy and good times keep passing me by,
Because I feel like I will regret this till I die,
I have something to tell you right now

I still love you, I love you
Though I don’t know anything else, I know I want you
The more I try to approach you, the more I try to get closer,
You try to run away and that makes me lonely

Whenever you want to come back, you can come back to me
Because I love you

I’m okay even if you don’t love me
If I can just see you, I’m fine with anything
The more I love you, the deeper this gets,
You get farther away and that scares me

My tears are not stopping
You can’t, can’t, can’t get farther away
Don’t run away, don’t turn away from me, please

Translation Credits: pop!gasa
Romanizations by: kpoplyrics.net

K. Will – Left Heart Lyric (Hangul, Romanized, English Translation)

Hangul

그렇게 쉬울 줄 몰랐죠 나를 잊을 줄은 알았지만
그렇게 빠를 줄 몰랐죠 다른 사람 생길 줄 알았지만
나밖에 나 밖엔 안 된다며 울던 그대 곁에
어떻게 다른 사람이 있죠

왼쪽 가슴이 너무 아파 뭔가 누르는 것만 같아
하루 종일 숨을 쉴 때마다
니 생각이 떠오르거나, 니 소식이 들릴 때마다
몇 달째 이렇게 계속 아파
잘한 일이라고 몇 번을 다짐해봐도

어떻게 웃을 수가 있죠 아직도 난 숨도 못 쉬는데
어떻게 행복할 수 있죠 모든게 난 어색하기만 한데
나 없이 나 없인 못 산다며 울던 그대 눈이
어떻게 다른 사람을 보죠

왼쪽 가슴이 너무 아파 뭔가 누르는 것만 같아
하루 종일 숨을 쉴 때마다
니 생각이 떠오르거나, 니 소식이 들릴 때마다
몇 달째 이렇게 계속 아파
잘한 일이라고 몇 번을 다짐해봐도

어떻게 웃을 수가 있죠 아직도 난 숨도 못 쉬는데
어떻게 행복할 수 있죠 모든게 난 어색하기만 한데
나 없이 나 없인 못 산다며 울던 그대 눈이
어떻게 다른 사람을 보죠

왼쪽 가슴이 너무 아파 뭔가 누르는 것 같아
하루 종일 숨을 쉴 때마다
니 생각이 떠오르거나, 니 소식이 들릴 때마다
몇 달째 이렇게 계속 아파
잘한 일이라고 몇 번을 다짐해봐도

다짐해봐도 다짐해봐도 하고 또 해봐도
넌 내 여자 같아 아직도 넌 내 여자 같아
어떻게 널 보내란 말이야

어떻게 웃을 수가 있죠 아직도 난 숨도 못 쉬는데
어떻게 행복할 수 있죠 모든게 난 어색하기만 한데
나 없이 나 없인 못 산다며 울던 그대 눈이
어떻게 다른 사람을 보죠

http://music.cyworld.com/

Romanized

geureoke swiul jul mollatjyo nareul ijeul jureun aratjiman
geureoke ppareul jul mollatjyo dareun saram saenggil jul aratjiman
nabakke na bakken an doendamyeo uldeon geudae gyeote
eotteoke dareun sarami itjyo

oenjjok gaseumi neomu apa mwonga nureuneun geotman gata
haru jongil sumeul swil ttaemada
ni saenggagi tteooreugeona, ni sosigi deullil ttaemada
myeot daljjae ireoke gyesok apa
jalhan irirago myeot beoneul dajimhaebwado

eotteoke useul suga itjyo ajikdo nan sumdo mot swineunde
eotteoke haengbokhal su itjyo modeunge nan eosaekhagiman hande
na eobsi na eobsin mot sandamyeo uldeon geudae nuni
eotteoke dareun sarameul bojyo

oenjjok gaseumi neomu apa mwonga nureuneun geotman gata
haru jongil sumeul swil ttaemada
ni saenggagi tteooreugeona, ni sosigi deullil ttaemada
myeot daljjae ireoke gyesok apa
jalhan irirago myeot beoneul dajimhaebwado

eotteoke useul suga itjyo ajikdo nan sumdo mot swineunde
eotteoke haengbokhal su itjyo modeunge nan eosaekhagiman hande
na eobsi na eobsin mot sandamyeo uldeon geudae nuni
eotteoke dareun sarameul bojyo

oenjjok gaseumi neomu apa mwonga nureuneun geot gata
haru jongil sumeul swil ttaemada
ni saenggagi tteooreugeona, ni sosigi deullil ttaemada
myeot daljjae ireoke gyesok apa
jalhan irirago myeot beoneul dajimhaebwado

dajimhaebwado dajimhaebwado hago tto haebwado
neon nae yeoja gata ajikdo neon nae yeoja gata
eotteoke neol bonaeran mariya

eotteoke useul suga itjyo ajikdo nan sumdo mot swineunde
eotteoke haengbokhal su itjyo modeunge nan eosaekhagiman hande
na eobsi na eobsin mot sandamyeo uldeon geudae nuni
eotteoke dareun sarameul bojyo

Translation

Even if I knew you would forget me
I didn’t think it would be that easy for you
Even if I knew there would be someone else
I didn’t think it would be so fast
She, who always cried if I wasn’t around
How can there be someone else?

The left side of my heart hurts so much
As it gets crushed by something
Every time I breathe
When I think of you, when I hear something about you
For a long time, my heart was in so much pain
But thinking about it again
I wouldn’t want it differently

How can you smile?
Because I still can’t breathe
How can you be happy?
When everything is still so awkward for me
Her eyes, that always said she can’t live without me
How can she see someone else?

The left side of my heart hurts so much
As it gets crushed by something
Every time I breathe
When I think of you, when I hear something about you
For a long time, my heart was in so much pain
But thinking about it again
I wouldn’t want it differently

It was a good thing
Yes, a good thing
When I think about it once more
You are still my girl
It feel like you are still my girl
How am I going to forget about you?

No, no~

The left side of my heart hurts so much
As it gets crushed by something
Every time I breathe
When I think of you, when I hear something about you
For a long time, my heart was in so much pain
But thinking about it again
I wouldn’t want it differently

Credit to soompi user kanatic from translating

SADIS (Sakit Disini..)

Gambar

“Jika kita memutuskan untuk mencintai, sudah seharusnya kita juga bersiap untuk merasakan sakit hati.”

Tidak ada yang pernah tahu dengan takdir Tuhan. Siapa yang bisa menyangka jika akhirnya aku mencintaimu? Semuanya terjadi begitu tiba-tiba, bahkan tanpa aku sadari kapan tepatnya aku mulai memiliki rasa itu. Diam-diam kau masuk ke dalam hidupku, mencuri hatiku, dan membuatnya nyaman ketika ada didekatmu. Aku akui itu adalah salah satu hal paling menyenangkan yang pernah kurasakan. Dalam doaku, aku bersyukur karena Tuhan memberiku kesempatan untuk mengenalmu – dalam sebuah perkenalan tanpa sengaja.

Sayang, aku memang mencintaimu dan itu membuatku bahagia. Namun ada kalanya cinta itu membuatku sakit. Saat kau tak mempercayaiku dan memarahiku atas hal yang tak pernah kulakukan, hatiku terasa sesak. Aku sedih karena kau masih meragukanku. Padahal sungguh, apapun yang kulakukan, yang kucinta hanyalah kamu. Saat itu aku masih bisa bertahan. Aku masih bisa berjuang untuk hubungan kita.

Mungkin aku memang bukanlah wanita yang sempurna. Tapi aku berusaha sekuat tenaga untuk bisa menjadi yang terbaik untukmu. Namun lagi-lagi aku melakukan kesalahan. Aku melakukan hal bodoh dan menyinggung perasaanmu, bahkan menyakiti hatimu. Tapi apa kau tahu? Disaat itu juga aku telah menyakiti hatiku sendiri.  Dan pada kenyataannya, itu jauh lebih sakit.

Hal yang paling bodoh adalah ketika kau berpikir bahwa aku menduakanmu. Bukankah aku sudah memintamu untuk mempercayaiku? Tidak pernah ada niatan di hati ini untuk mencari yang lain. Seharusnya kau tahu bahwa aku hanya mencintaimu. Seharusnya kau sadar bahwa cinta ini hanya untukmu. Sakit, sayang. Sakit sekali. Sekeras apapun aku berusaha untuk menjelaskan, kau tak pernah mau tahu. Kau selalu merasa apa yang ada dipikiranmu lah yang paling benar, tanpa kaupikirkan bagaimana perasaanku waktu itu. Namun aku masih bisa mengalah. Karena aku masih ingin bersamamu.

Ketika teman-temanku menasihatiku untuk meninggalkanmu, aku menolak. Mereka bertanya kenapa aku masih mau bertahan padahal sudah jelas aku sering dibuat terluka oleh sifat curigamu, dan aku menjawab.. karena perasaan ini sudah terlanjur dalam. Karena aku masih menyimpan harapan-harapan serta doa-doa untuk hubungan kita. Karena aku percaya kita masih bisa melewati ini semua.

Tapi sekarang, sepertinya aku sudah mencapai batasnya. Rasa ketidakpercayaanmu kembali melukai hatiku. Aku tahu kau juga terluka disana. Aku tahu kita sama-sama merasa terluka. Dan ini semua membuatku menangis. Aku menangis karena akhirnya aku harus meninggalkanmu disaat cinta ini sudah terlalu dalam. Menangis karena aku masih ingin menjalani hidup bersamamu. Menangis karena aku tidak ingin melepasmu. Tapi aku harus melakukan itu semua. Hubungan tanpa rasa percaya takkan pernah bisa berhasil. Yang ada hanyalah rasa sakit.

2 PM Come Back When You Hear This Song Lyrics

2 PM Come Back When You Hear This Song Lyrics

Romanized:

(with individual parts)

[Junho] I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa

[Chansung] Isseul ttaen mollasseo
Tteonagoseodo mollasseo
Hajiman sigani jinan hueya kkaedatge doeeosseo

[Nichkhun] Nugureul mannado
Gyesok ni saenggagi naseo
Jeomjeom duryeowo jyeosseo neol bonaen ge jalmotan il gataseo

[Wooyoung] Eotteokhae na dwineutge ijewa
Neol bonaen geol huhoehago itjanha
Neoreul ullyeo noko dasi dollyeo seul jasini eobseo hajiman
[Taecyeon] Give me one more chance

[Junho] I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeun

[Junsu] Jalmotaesseuni dorawa
Huhoehanikka dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeunji

[Chansung] Eodikkaji ganni
Imi mami doraseonni
[Nichkhun] Na ttaemune dachin gaseumi ttakttakhage da gudeonni

[Wooyoung] Eotteokhae na dwineutge ijewa
Neol bonaen geol huhoehago itjanha
Neoreul ullyeo noko dasi dollyeo seul jasini eobseo hajiman
[Taecyeon] Give me one more chance

[Junho] I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeun

[Junsu] Jalmotaesseuni dorawa
Huhoehanikka dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeunji

[Taecyeon] Baby stop naege dorawa naegen neo hana raneun geol algo itjanha
Jalmotan geo ara maja niga nareul tteonaja maja geuriumi jara gamjeongi cha olla
Ije nan neo hanabakke molla geu dongan wae i mareul motaenneunji molla
Mianhae geurigo saranghae

[Junho] I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeun

[Junsu] Jalmotaesseuni dorawa
Huhoehanikka dorawa
I norael deutgo dorawa
Eodie itdeun nuguwa itdeunji

English Translation:

Come back when you hear this song
Come back when you hear this song

I didn’t know when you were with me
I didn’t know even after you left
But after time passed, I finally realized

No matter who I met
I kept thinking about you
So I kept getting scared
Because it seemed like a mistake to let you go

What do I do? After all this time
I am regretting that I let you go
I’m not confident that I can change your mind after making you cry but
Give me one more chance

Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

I’m sorry so come back
I’m regretting so come back
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

How far did you go?
Did your heart already turn around?
Your heart that was hurt because of me
Did it harden?

What do I do? After all this time
I am regretting that I let you go
I’m not confident that I can change your mind after making you cry but
Give me one more chance

Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

I’m sorry so come back
I’m regretting so come back
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

Baby stop – come back to me, you know I only have you
I know I did you wrong, you’re right
As soon as you left me, this longing grew and my emotions rose up
Now I only know you alone
I don’t know why I didn’t say this for all this time
I’m sorry and I love you

Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

I’m sorry so come back
I’m regretting so come back
Come back when you hear this song
Wherever you are, whoever you’re with

Translation Credits: pop!gasa
Romanizations by: kpoplyrics.net

English Camp 2013: Another Story

Gambar

2 C . . . Smart, Confident, Fun Fun and Fuuuuuuun xD

Itulah secuplik jargon yang telah ditampilkan oleh para penghuni kelas 2 C tercinta pada acara English Camp yang telah sukses digelar di Jogja mulai tanggal 28 – 30 Mei 2013.

English camp sendiri merupakan sebuah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh English Department dibawah naungan Universitas Nusantara PGRI Kediri. Kegiatan ini wajib diikuti oleh semua mahasiswa tingkat 2 demi memenuhi persyaratan kelulusan mata kuliah Speaking 4. Kegiatan tersebut meliputi Discussion, Yel Competition, Song Competition dan Drama Competition. Disinilah diperlukan kerja keras dan kekompakan antara anggota-anggota kelas untuk bisa menampilkan sesuatu yang WOW, AMAZING, UNIQUE, etc.

Sekitar 1 bulan menjelang pelaksanaan English camp, latihan-latihan mulai diadakan secara rutin tiap minggunya. Melelahkan? Tentu saja. Kenapa? Karena latihan tersebut diadakan seusai perkuliahan, atau bahkan disela-selanya. Menyebalkan? Kadang-kadang. Alasannya? Masih banyak individu-individu yang tidak disiplin atau tidak mengikuti latihan secara maksimal. Misal: ketua tim sudah mengumumkan bahwa latihan akan diadakan pukul 8 nol nol, tapi sampai jam 9 pun cuma segelintir orang saja yang hadir. Ironisnya saya sendiri sempat merasa malas untuk mengikuti latihan drama. Well, I’m so sorry, guys.. itu adalah sebuah kekhilafan yang disengaja.

Menyatukan 30 kepala lebih adalah hal yang sangat tidak mudah. Ada yang cuek, cerewet, egois, ingin menang sendiri, sok imut, sok yes, sok pintar, sok baik, dan sok-sok lainnya yang sangat tidak penting untuk disebutkan karena takut mengundang fitnah yang padahal cuma kata-kata ga jelas dengan maksud terselubung jika mau ditelaah secara lebih mendalam. Lalu, bagaimana mereka bisa bersatu? Jawabannya adalah dengan menekan ego masing-masing untuk bisa lebih merendahkan hati dan sadar bahwa semua orang itu diciptakan sama, sejajar, yang membedakan adalah tingkat taqwanya J *okesip

Selasa malam, 28 Mei 2013

Diiringi dengan hujan gerimis, 5 bus pariwisata mulai diberangkatkan dari Kediri menuju Jogjakarta. Kelas 2 C menempati bus C yang lumayan nyaman daripada lumanyun. Berangkat dengan kondisi perut yang sangat tidak enak karena mual-mual akibat kekenyangan sempat membuat drop juga. Walhasil, selama perjalanan saya memutuskan untuk tidur. Alhamdulillah hal yang dikhawatirkan tidak terjadi, walaupun pada akhirnya tetap dikeluarkan juga di Mantingan, Ngawi (kalo ga salah). Legaaaa~

Rabu, 29 Mei 2013

Sekitar pukul setengah lima rombongan tiba di Parangtritis untuk MCK, sholat, sarapan, dan yang paling penting.. menikmati pantaaaaaiiiiii 😀 hoho akhirnya setelah sekian lama bermimipi pergi ke pantai, hari itu kesampaian juga. Seneng seneng seneng. Seperti tidak mau melewatkan momen, puluhan jepretan blitz kamera pun ikut meramaikan kegiatan pagi itu (padahal cuma pake henpon -.-)

Setelah parangtritis, tujuan berikutnya yaitu pasar Bringharjo. Seperti yang sudah bisa ditebak, pundi-pundi rupiah pun mulai terkuras dari dompet. Apalagi bagi cewek, susah sekali mengontrol hasrat berbelanja.

Dan, taraaaaaa.. sampailah kita di Hotel yang-namanya-aku-lupa :^) .. Keluarga suki (TongSuCuCing) menempati kamar 215 yang sebenarnya berukuran kecil tapi comfortable sekali. Setelah 3 M, makan, mandi, macak, pergilah kita ke Ballroom untuk mengikuti acara yang sesungguhnya.

Rabu malam, perlombaan-perlombaan mulai ditampilkan. Bersyukur sekali kali ini kelas 2 C bisa kompak :’) .. apapun hasilnya nanti, yang terpenting itu kita telah menampilkan yang terbaik. Adanya alunan Beat Box oleh salah satu mahasiswa (Sadali) semakin menyemarakkan malam itu. Semuanya berdiri, menghentakkan kaki, bergoyang sana-sini ~(^_^)~ wkwk .. Para dosen pun juga tak mau kalah. Dengan mengikuti tembang-tembang jawa, mereka menari dengan gemulai. Saat itu saya sadar bahwa ternyata English camp tidak semembosankan seperti yang sudah saya kira sebelumnya. Pelajaran yang bisa dipetik adalah “Janganlah kita terburu-buru menilai sesuatu yang belum pernah kita alami dan rasakan”.

Kamis, 30 Mei 2013

Sebelum kembali ke habitat asal (baca: Kediri), paginya kita mengikuti fun game yang mengantarkan kita ke tonggak kemenangan. Terima kasih kepada perwakilan game yang telah berhasil membuat kita menjadi juara 2. Dan hal yang paling mendebarkan adalah saat pengumuman pemenang kompetisi. Benar-benar diluar dugaan kelas 2 C bisa menjadi juara 1 Yel competition dan juara 2 Drama competition *sujudsyukur .. ini semua karena kerja keras kita, tekad kita, dan usaha kita bersama.

Harapanku, semoga kekompakan kelas kita ini tidak hanya pada saat English Camp, tapi terus dibawa sampai wisuda nanti 🙂 #ketjup

Gambar

Say Goodbye . . . Part 2

Ini lanjutan postingan sebelumnya yaa 🙂 http://wp.me/p3z5Cd-Y

***

            Radit berjalan dengan gontai di sepanjang trotoar. Matanya menatap lurus ke depan, tapi pandangannya kosong. Pikirannya melayang jauh ke saat ia pertama kali bertemu dengan Airyn, saat ia mengungkapkan perasaannya pada gadis itu, saat mereka merayakan ulang tahunnya, dan saat-saat indah lainnya yang pernah mereka lewati. Akankah semuanya hanya menjadi sebuah kenangan?

Radit begitu mencintai Airyn dengan sepenuh hatinya. Ia telah memberikan jiwanya pada gadis itu. Lalu sekarang, saat Airyn mencampakkannya dengan cara yang begitu kejam, ia lupa meminta jiwanya kembali. Ia bagaikan sebuah tubuh tanpa jiwa, tanpa arah, tanpa tujuan.

Farel, ia sudah menganggap lelaki itu seperti saudara sendiri. Ia yakin Farel tahu betapa besar ia mencintai Airyn. Tapi kenapa ia malah menusuknya dari belakang? Rasanya sakit sekali saat harus kehilangan dua orang yang sangat disayangi sekaligus. Dua orang yang sangat ia percaya. Dua orang yang sangat berarti bagi hidupnya. Semuanya hilang. Lebur bersama air hujan yang perlahan turun ke bumi.

Airyn melangkahkan kakinya dijalanan beraspal dengan mata yang sayu. Ternyata tidak semudah yang ia kira. Ternyata rasanya sesakit ini. Perlahan air matanya menetes tanpa sempat ia cegah. Tidak pernah terpikir olehnya jika melukai orang yang sangat ia sayangi juga berarti melukai dirinya sendiri. Hatinya teramat sakit. Radit adalah segalanya baginya. Jika bisa, ia ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama laki-laki itu. Tapi tidak, takdir tak pernah mengijinkannya.

Mendadak ia merasakan sakit di kepalanya. Kali ini ia tidak bisa menahannya lagi. Ia mengambil rambutnya yang rontok dengan tangan yang bergetar. Ia tersenyum samar. “Aku memang gadis yang kejam, Radit. Bencilah aku semaumu.”

***

Radit merasakan hapenya bergetar. Dengan malas ia merogoh saku celananya dan membaca sebuah nama yang tertera dilayar. Mike.

Begitu mengakhiri panggilan, Radit langsung berlari membelah kerumunan. Ia menyingkirkan siapa saja yang menghalangi jalannya, tidak peduli dengan cacian maupun makian yang ia terima. Yang ada di pikirannya saat itu ialah segera bertemu dengan Airyn. Ia ingin melihat gadis itu.

Radit tiba di koridor rumah sakit dengan terengah-engah. Matanya sibuk mencari ruangan yang telah disebutkan oleh Mike. Ia berlari seperti orang yang kehabisan akal. Ia memang tidak bisa berpikir sekarang. Membayangkan orang yang begitu ia cintai tergolek lemah di rumah sakit sudah banyak menyita pikirannya.

Mike dan Dony sontak berdiri menyambut kedatangan Radit. Mata mereka menunjukkan ekspresi kesedihan yang mendalam.

“Dimana Airyn?” tanya Radit sedikit tidak sabar. “Katakan dia ada dimana sekarang! Aku ingin melihatnya.” Melihat temannya hanya diam, Radit mengeraskan suaranya.

“Dia ada di dalam,” kata Dony akhirnya seraya mengarahkan matanya pada ruang operasi di depannya.

Lampunya berwarna hijau, menunjukkan bahwa ada aktivitas di dalamnya.

Kini Radit semakin gusar. Ia terduduk lemas di kursi tunggu. “Airyn..” desisnya parau.

Farel berjalan mendekati Radit. Ia menyerahkan cincin pemberian Airyn pada laki-laki itu. “Dia memintaku untuk memberikannya padamu.”

Radit menerima cincin itu dengan gemetar. Ia mengamati cincin yang ada di tangannya dengan seksama. Itu adalah cincin yang pernah ia beli untuk gadis itu. Cincin pasangan. Radit menggenggam cincin itu kuat-kuat seolah cincin itu masih melingkar di jari manis Airyn. Ia tidak ingin melepaskannya.

Farel menepuk bahu Radit pelan. “Maafkan aku, Sobat,” ia memulai, “ia memintaku untuk melakukan ini semua. Kurasa ia tidak ingin melihatmu sedih jika kau tahu yang sebenarnya.”

Jujur saja ini adalah hal terberat bagi Farel. Dari awal ia dan teman-temannya yang lain – Mike dan Dony – sudah tahu tentang penyakit yang di derita Airyn. Kanker otak stadium akhir, gadis itu berperang melawan penyakit mematikan itu sendirian. Ia tidak tahu dengan jelas apa alasan Airyn menyembunyikan hal ini pada Radit, tapi yang pasti ia telah melakukan apa yang ia bisa untuk gadis itu. Saat ia meminta Farel untuk berpura-pura berselingkuh dengannya, ia pun menyanggupinya. Walaupun ia tahu, baik Radit ataupun Airyn sendiri akan sama-sama merasa terluka.

“Mungkin dia sudah bisa mengira bahwa umurnya tidak akan lama lagi. Jadi dia ingin membuatmu benci agar kau bisa melepasnya dengan mudah,” sambung Farel.

Radit benar-benar frustasi sekarang. Ia merutuk dirinya sendiri yang tidak tahu apa-apa. Ia hanya mendengarkan penjelasan teman-temannya tanpa bisa berkomentar apapun. Lidahnya terasa kelu. Bahkan di saat seperti ini, Airyn masih memikirkannya. Airyn tidak ingin melihatnya sedih. Lalu ia teringat pada kata-kata yang ia ucapkan pada gadis itu saat terakhir kali mereka bertemu. Ia mengatakan bahwa Airyn adalah gadis yang kejam. Ia pasti telah menyakiti hati Airyn dengan mengatakan hal itu. Ia menyesal. Kalau bisa ia ingin menariknya kembali. Kalau bisa ia ingin terus menemani gadis itu. Sekarang yang bisa ia lakukan hanya berdoa. Ia berharap Tuhan akan memberinya satu kesempatan lagi.

Ting!

Bunyi dari ruang operasi itu mengembalikan kesadarannya. Dokter meninggalkan ruangan itu dengan wajah yang tertunduk.

Tidak perlu banyak kata untuk menjelaskan semuanya. Radit sadar kini harapannya tidak akan pernah terwujud. Radit melihat tubuh Airyn dari kaca. Tubuh itu terlihat pucat dan tidak bergerak. Air matanya semakin deras mengalir. Ia tidak pernah menyangka akan kehilangan gadis itu begitu cepat. Airyn pergi tanpa mengucapkan kata selamat tinggal padanya. Airyn meninggalkannya begitu saja.

Dunianya seolah berguncang dengan hebat. Ia limbung dan jatuh terduduk di lantai marmer yang dingin. Ia sadar hidupnya tidak akan pernah sama lagi setelah ini. Airyn, pelengkap hidupnya, sekarang sudah tidak ada lagi.

“Jangan pergi, Airyn. Maafkan aku.”

 End ~